• PT Berdikari (Persero) Jl.Medan Merdeka Barat No.1 Jakarta Pusat.
  • Email: info@berdikari-persero.com
  • Telp.: (021) 3459955

Menyediakan pangan protein berkualitas

Bisnis Kami

  • <p></p><p class=PT Berdikari (Persero) ditunjuk sebagai BUMN Peternakan pada tahun 2012. Sebagai BUMN peternakan, Berdikari mempunyai tugas menjadi perusahaan penyedia pangan protein bagi masyarakat, perusahaan buffer stock (penyedia bibit) untuk peternakan rakyat dan menjadi perusahaan rujukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan strategis terutama harga. Daging ayam dan telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah didapatkan masyarakat. Selain harganya terjangkau, sumber protein yang terdapat dalam daging ayam dan telur mampu membuat pertumbuhan sel-sel organ tubuh dengan baik.  Berdasarkan hal itu, Berdikari mulai masuk ke dalam bisnis peternakan ayam terintegrasi dari hulu ke hilir, yang meliputi pembibitan, komersial, pabrik pakan dan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU). Saat ini, Berdikari mulai masuk industrI ini pada rantai GPS (Grand Parent Stock).

    GPS merupakan rantai strategis dan menjadi critical point sebagai jaminan kapasitas pasok untuk rantai bisnis turunan berupa PS (Parent Stock), komersial (Final Stock) maupun pabrik Pakan. Saat ini farm GP sudah mulai menghasilkan DOC (Day Old Chick) PS (Parent Stock)  yang didistribusikan kepada peternak pembibitan rakyat dan tersebar di pulau Jawa serta wilayah lain di seluruh Indonesia.

    Berdikari mempunyai 2 kandang GPS, yaitu Farm yang terletak di Tasikmalaya Jawa Barat dan Pasuruan, Jawa Timur. Farm Tasikmalaya mempunyai luas 25 HA, dan Farm Pasuruan mempunyai luas 6,5 HA. Farm GPS Berdikari mempunyai standar keamanan terhadap penyakit sesuai dengan panduan teknis bio security management.

    Dalam rantai bisnis peternakan terintegrasi Berdikari mengembangkan budidaya pembibitan Parent Stock yang dimulai di wilayah Medan, Sumatera Utara dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Berdikari akan memperluas jaringan dengan kepemilikan pabrik pakan sendiri dan RPHU yang nantinya dapat dijadikan offtaker dari peternakan rakyat.  


    PT Berdikari (Persero) was appointed as an animal husbandary state-owned company in 2012. As a state-owned company in animal husbandry, Berdikari has the duty become a protein food supply company for the community, a buffer stock company for people's livestock and become a reference company for the government in determining strategic policies, especially prices. Chicken meat and eggs are one of animal protein resources that is easily available to the community. In addition to its affordable price, the source of protein contained in chicken meat and eggs is able to make the growth of body organ cells properly. Based on that, Berdikari began to enter an integrated poultry farming business from upstream to downstream, which is includes of nurseries, commercial, feed mills, and Poultry Slaughterhouses (RPHU). Nowadays, Berdikari is entering industry in the GPS (Grand Parent Stock) chain.

    GPS is a strategic chain and a critical point as a guarantee of supply capacity for derivative business chains in the form of PS (Parent Stock), Commercial (Final Stock) and feed mills. Currently GP, farms have started to produce DOC (Day Old Chick) PS (Parent Stock) distributed to folk breeders and spread across Java and other regions throughout Indonesia. 

    Berdikari has 2 GPS farm that located in Tasikmalaya, West Java and Pasuruan, East Java. Tasikmalaya Farm has an area of 25 HA. The Pasuruan Farm has an area of 6.5 HA. The Berdikari GPS Farm has safety standards for diseases in accordance with the bio security management technical guidelines.

    Berdikari develops Parent Stock nursery cultivation in its integrated farm business, starts in the Medan, North Sumatra and Pati districts, Central Java. Berdikari will expand its network by owning its own feed mill and RPHU which can later be used as an offtaker from people's farms

    ">

    Peternakan Ayam

    PT Berdikari (Persero) ditunjuk sebagai BUMN Peternakan pada tahun 2012. Sebagai BUMN peternakan, Berdikari mempunyai tugas menjadi perusahaan penyedia pangan protein bagi masyarakat, perusahaan buffer stock (penyedia bibit) untuk peternakan rakyat dan menjadi perusahaan rujukan bagi pemerintah dalam menentukan kebijakan strategis terutama harga. Daging ayam dan telur merupakan salah satu sumber protein hewani yang mudah didapatkan masyarakat. Selain harganya terjangkau, sumber protein yang terdapat dalam daging ayam dan telur mampu membuat pertumbuhan sel-sel organ tubuh dengan baik.  Berdasarkan hal itu, Berdikari mulai masuk ke dalam bisnis peternakan ayam terintegrasi dari hulu ke hilir, yang meliputi pembibitan, komersial, pabrik pakan dan Rumah Potong Hewan Unggas (RPHU). Saat ini, Berdikari mulai masuk industrI ini pada rantai GPS (Grand Parent Stock).

    GPS merupakan rantai strategis dan menjadi critical point sebagai jaminan kapasitas pasok untuk rantai bisnis turunan berupa PS (Parent Stock), komersial (Final Stock) maupun pabrik Pakan. Saat ini farm GP sudah mulai menghasilkan DOC (Day Old Chick) PS (Parent Stock)  yang didistribusikan kepada peternak pembibitan rakyat dan tersebar di pulau Jawa serta wilayah lain di seluruh Indonesia.

    Berdikari mempunyai 2 kandang GPS, yaitu Farm yang terletak di Tasikmalaya Jawa Barat dan Pasuruan, Jawa Timur. Farm Tasikmalaya mempunyai luas 25 HA, dan Farm Pasuruan mempunyai luas 6,5 HA. Farm GPS Berdikari mempunyai standar keamanan terhadap penyakit sesuai dengan panduan teknis bio security management.

    Dalam rantai bisnis peternakan terintegrasi Berdikari mengembangkan budidaya pembibitan Parent Stock yang dimulai di wilayah Medan, Sumatera Utara dan Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Berdikari akan memperluas jaringan dengan kepemilikan pabrik pakan sendiri dan RPHU yang nantinya dapat dijadikan offtaker dari peternakan rakyat.  


    PT Berdikari (Persero) was appointed as an animal husbandary state-owned company in 2012. As a state-owned company in animal husbandry, Berdikari has the duty become a protein food supply company for the community, a buffer stock company for people's livestock and become a reference company for the government in determining strategic policies, especially prices. Chicken meat and eggs are one of animal protein resources that is easily available to the community. In addition to its affordable price, the source of protein contained in chicken meat and eggs is able to make the growth of body organ cells properly. Based on that, Berdikari began to enter an integrated poultry farming business from upstream to downstream, which is includes of nurseries, commercial, feed mills, and Poultry Slaughterhouses (RPHU). Nowadays, Berdikari is entering industry in the GPS (Grand Parent Stock) chain.

    GPS is a strategic chain and a critical point as a guarantee of supply capacity for derivative business chains in the form of PS (Parent Stock), Commercial (Final Stock) and feed mills. Currently GP, farms have started to produce DOC (Day Old Chick) PS (Parent Stock) distributed to folk breeders and spread across Java and other regions throughout Indonesia. 

    Berdikari has 2 GPS farm that located in Tasikmalaya, West Java and Pasuruan, East Java. Tasikmalaya Farm has an area of 25 HA. The Pasuruan Farm has an area of 6.5 HA. The Berdikari GPS Farm has safety standards for diseases in accordance with the bio security management technical guidelines.

    Berdikari develops Parent Stock nursery cultivation in its integrated farm business, starts in the Medan, North Sumatra and Pati districts, Central Java. Berdikari will expand its network by owning its own feed mill and RPHU which can later be used as an offtaker from people's farms

  • <p class=PT Berdikari (Persero) bersinergi dengan PT Taspen untuk melakukan program kemitraan usaha penggemukan sapi dengan kelompok ternak. Dalam kemitraan tersebut, PT Berdikari menjadi pengelola dana kemitraan dan bekerjasama dengan pemerintah daerah, dinas peternakan dan kelompok tani ternak yang terpilih. Selanjutnya, pemerintah daerah melalui tim pendampingan kesehatan hewan melakukan bimbingan dan penyuluhan. Program kemitraan penggemukan sapi saat ini sudah dilakukan di dua lokasi, yaitu di Kabupaten Lebak, Banten dan Bojonegoro, Jawa Timur.

    Melalui program ini PT Berdikari memberikan permodalan bibit sapi dan biaya pemeliharaan (biaya pakan, obat-obatan dan asuransi). PT Berdikari juga memberikan pelatihan kepada kelompok ternak binaan bagaimana manajemen perawatan ternak yang baik dan standar, dengan harapan program ini mampu membuat para kelompok ternak sapi lokal bisa menghasilkan sapi yang berkualitas dengan waktu dan biaya yang efektif dan efisien.

    Selanjutnya Berdikari akan melakukan monitoring (afalis) penggunaan dana kemitraan ternak sapi sampai dengan penjualan dan pengembalian dana program kemitraan dan bina lingkungan oleh kelompok ternak. Setelah program pemeliharaan beberapa bulan, tibalah saat panen. Sapi peternak yang sudah gemuk dapat dibeli oleh PT Berdikari (Persero). Keuntungan ternak adalah setelah dilakukan pengembalian modal dan biaya administrasi 3%, selanjutnya keuntungan menjadi milik peternak tanpa bagi hasil lagi dengan Berdikari. Program kemitraan ini akan terus dikembangkan di beberapa daerah, dengan harapan usaha peternakan sapi di Indonesia bisa semakin meningkat.


    PT Berdikari (Persero) synergizes with PT Taspen to conduct a partnership program for cattle fattening with livestock groups. In the partnership, PT Berdikari becomes a partnership fund manager and collaborates with local governments, animal husbandary Departments and selected farmer groups. Furthermore, the local government through the animal health assistance team, conducts guidance and counseling. The current cattle fattening partnership program has been carried out in two locations, in Lebak, Banten and Bojonegoro Districts, East Java.

    PT Berdikari provides cattle seed capital and maintenance costs (costs for feed, medicine and insurance) through this program. PT Berdikari also provides training to livestock groups assisted with good and standard management of livestock care, hope that this program will enable local cattle groups to produce quality cows at a time and cost effectively and efficiently.

    Furthermore, Berdikari will monitor (afalis) the use of beef cattle partnership funds up to the sale and refund of partnership and community development programs by livestock groups. After several months of maintenance program, harvest time comes. Fat cattle of breeders can be bought by PT Berdikari (Persero). The advantage of livestock is after a return on capital and a 3% administration fee, the profits will be owned by the farmer without further profit shared to Berdikari. This partnership program will continue to be developed in several regions, with the hope that cattle farming in Indonesia can increase.

    ">

    Peternakan Sapi

    PT Berdikari (Persero) bersinergi dengan PT Taspen untuk melakukan program kemitraan usaha penggemukan sapi dengan kelompok ternak. Dalam kemitraan tersebut, PT Berdikari menjadi pengelola dana kemitraan dan bekerjasama dengan pemerintah daerah, dinas peternakan dan kelompok tani ternak yang terpilih. Selanjutnya, pemerintah daerah melalui tim pendampingan kesehatan hewan melakukan bimbingan dan penyuluhan. Program kemitraan penggemukan sapi saat ini sudah dilakukan di dua lokasi, yaitu di Kabupaten Lebak, Banten dan Bojonegoro, Jawa Timur.

    Melalui program ini PT Berdikari memberikan permodalan bibit sapi dan biaya pemeliharaan (biaya pakan, obat-obatan dan asuransi). PT Berdikari juga memberikan pelatihan kepada kelompok ternak binaan bagaimana manajemen perawatan ternak yang baik dan standar, dengan harapan program ini mampu membuat para kelompok ternak sapi lokal bisa menghasilkan sapi yang berkualitas dengan waktu dan biaya yang efektif dan efisien.

    Selanjutnya Berdikari akan melakukan monitoring (afalis) penggunaan dana kemitraan ternak sapi sampai dengan penjualan dan pengembalian dana program kemitraan dan bina lingkungan oleh kelompok ternak. Setelah program pemeliharaan beberapa bulan, tibalah saat panen. Sapi peternak yang sudah gemuk dapat dibeli oleh PT Berdikari (Persero). Keuntungan ternak adalah setelah dilakukan pengembalian modal dan biaya administrasi 3%, selanjutnya keuntungan menjadi milik peternak tanpa bagi hasil lagi dengan Berdikari. Program kemitraan ini akan terus dikembangkan di beberapa daerah, dengan harapan usaha peternakan sapi di Indonesia bisa semakin meningkat.


    PT Berdikari (Persero) synergizes with PT Taspen to conduct a partnership program for cattle fattening with livestock groups. In the partnership, PT Berdikari becomes a partnership fund manager and collaborates with local governments, animal husbandary Departments and selected farmer groups. Furthermore, the local government through the animal health assistance team, conducts guidance and counseling. The current cattle fattening partnership program has been carried out in two locations, in Lebak, Banten and Bojonegoro Districts, East Java.

    PT Berdikari provides cattle seed capital and maintenance costs (costs for feed, medicine and insurance) through this program. PT Berdikari also provides training to livestock groups assisted with good and standard management of livestock care, hope that this program will enable local cattle groups to produce quality cows at a time and cost effectively and efficiently.

    Furthermore, Berdikari will monitor (afalis) the use of beef cattle partnership funds up to the sale and refund of partnership and community development programs by livestock groups. After several months of maintenance program, harvest time comes. Fat cattle of breeders can be bought by PT Berdikari (Persero). The advantage of livestock is after a return on capital and a 3% administration fee, the profits will be owned by the farmer without further profit shared to Berdikari. This partnership program will continue to be developed in several regions, with the hope that cattle farming in Indonesia can increase.